Regenerasi Daiyah.
A RIVAI - Peran aktif wanita muslimah kian dirasakan manfaatnya dalam menyikapi berbagai masalah bangsa terutama yang berkaitan dengan seluk beluk dunia wanita. Karenanya, kaum wanita sangat diperlukan untuk ikut terjun mensyiarkan agama Islam dengan menjadi daiyah.
Wakil Pembina Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Provinsi Sumsel, Ny Hj Suzana Eddy Yusuf berharap dengan pelatihan Daiyah yang digelar oleh Badan Kontak Majelis Taklim Sumsel dapat menghasilkan daiyah yang berbakat dan dapat mensyiarkan Islam lebih luas lagi. "Dengan kegiatan ini, kita ingin menciptakan regenerasi untuk menyiarkan agama Islam. Sehingga, syiar agama Islam tidak terpaku pada dai saja," tukasnya usai pembukaan pelatihan di Gedung Wanita, kemarin (24/2).
Peran serta ibu-ibu dalam organisasi BKMT membentuk kepribadian generasi muda yang berakhlak mulia sangat dibutuhkan. Karena, selain menjadi ibu rumah tangga, ibu-ibu BKMT dapat menjadi daiyah minimal untuk keluarganya sendiri bahkan untuk lingkungan sekitarnya.
"Apalagi untuk anggota keluarganya yang masih menginjak usia remaja. Lebih baik, seorang daiyah membentuk kepribadian akhlak mulia bagi anggota keluarganya sendiri, khususnya remaja," jelas Suzanna.
Hj Fauziah selaku ketua panitia pelaksana menuturkan, pelatihan daiyah ini bertujuan untuk mencari regenerasi daiyah. "Jika tidak dari sekarang kapan lagi. Sebab, kemajuan informasi dan budaya asing yang ada sekarang sudah menyentuh level terkecil, yakni, anak usia dini," terang dia.
Fauziah menambahkan, pihaknya berharap para anggota BKMT yang mengikuti pelatihan ini mampu menyalurkan ilmu yang diperoleh di tengah masyarakat. Sehingga, mendukung pembentukan daiyah-daiyah yang baru. (mg15)
Sumatera Ekspres, Rabu, 25 Februari 2009.
One Response to “Regenerasi Daiyah.”
-
Says:
